Surga kecil di balik tumpukan buku

Senin, 29 Desember 2014

(Review 2014) Miracle of Enzyme

Pengarang : Dr. Hiromi Shinya
Penerbit : Qanita (Mizan Grup)
Tahun terbit : 2008

Miracle Of Enzyme : Tidak selamanya apa yang kau kira sehat itu sehat
Miracle of enzyme saya pinjam dari teman saya, seorang sarjana food sains. Teman saya merekomendasikan saya untuk baca buku ini karena dia melihat saya sering banget makan pecel ayam bahkan hampir tiap hari, loh (ngeri juga) Lalu selama tiga hari saya membaca buku ini dan menyebarkannya di jejaring social untuk berbagi hal-hal yang salah kaprah soal kesehatan dan saya bertekad untuk hidup sehat dan mengatur pola makan sebelum terlambat. Buku setebal 300 halaman ini ditulis dengan baik dan ringan oleh dokter Hiromi Shinya, seorang dokter endoscopy gastroenterologis alias dokter yang ahli dalam bidang pencernaan asal Jepang dan berpraktik di Amerika. Buku ini adalah buku yang dia tulis berdasarkan pengalamannya selama puluhan tahun menjadi dokter gastroenterologis dan melihat 200.000 lebih usus dan lambung manusia. Buku ini sendiri terbagi dalam empat bab besar yang terdiri dari sub bap berisi pencerahan tentang kesehatan.
Bab pertama berisi tentang gambaran umum tentang enzym. Enzym adalah katalis protein yang dibentuk dalam tubuh manusia. Tanpa enzim manusia akan mati, tanpa enzim manusia makan pisang yang keluar dari tubuh sebagai kotoran adalah pisang itu sendiri. Enzim sangat berguna dan sekali lagi saya tekankan kalau tak ada enzim kita hanyalah budtiran debu *tsah. Enzim terbagi atas dua bagian pokok, enzim yang dihasilkan tubuh dan enzim yang dihasilkan di luar tubuh. Ada sekitar 5000 enzim di dalam tubuh dan 3000 di antaranya dihasilkan oleh bakteri-bakteri usus. Karena banyak enzim dihasilkan di usus, maka sangatlah jelas untuk selalu menjaga kesehatan usus. Caranya? Tentu dengan menjaga makanan. Apa saja yang dijaga.
Kurangi makan daging.
Kalau Anda merasa dengan makan daging maka Anda akan selalu berstamina, maka Anda salah besar. MAKAN DAGING TIDAK AKAN MEMBERI STAMINA. Sebagai contoh nyata, perhatikan hewan herbivora dan karnivora. Singa memliki otot yang luar biasa tetapi kenyataanya mereka tidak memiliki stamina untuk mengejar mangsa lebih lama, sedangkan herbivora tak memiliki otot tetapi mereka memiliki stamina yang luar biasa (coba lihat kuda yang bisa lari di pacuan, kerbau yang membajak sawah, dll) Dari contoh sederhana jelaslah bahwa yang makan tumbuh-tumbuhan jelaslah lebih berstamina. Makan daging memang akan membuat otot kita berkembang tetapi sayangnya mempercepat proses penuaan sel. Ada beberapa faktor lagi mengapa daging harus dikurangi. (1) Racun dalam daging tempat berkembang biaknya sel-sel kanker hal ini karena proses sampingan dari pencernaan lemak dan protein hewani dapat merusak DNA dan mengubah sel menjadi kanker (2) Protein menyebabkan reaksi alergi, protein yang belum teruraikan menjadi nutrisi memasuki pencernaan darah melalui dinding usus sebagai zat tak dikenal, hal ini sering terjadi pada anak kecil. Banyak makan telur dan minum susu bisa meningkatkan kasus alergi yang berujung pada gatal-gatal dan kemerahan pada kulit. (3) Kelebihan protein menyebabkan kerja hati dan ginjal berat. (4) Konsumsi protein yang berlebihan menyebabkan kekurangan calsium dan osteoporosis. Saat asam amino dibentuk dalam jumlah besar, darah menjadi asam dan membutuhkan calsium untuk menetralisir. Sehingga semakin banyak makan protein maka semakin banyak calsium yang dibuang dari tubuh. So, masih berniat makan banyak daging?
Sakit asam lambung? Jangan minum obat maag!
Lambung dan vagina adalah dua organ yang paling asam di tubuh kita. Hal itu karena saat makan dan berhubungan seks jutaan bakteri masuk ke dalam lambung dan vagina kita. Kadar asam tadi berfungsi untuk membunuh bakteri yang masuk. Nah, kalau kadar asam lambung kita tinggi dan kita mual jangan minum obat yang bertujuan memblokir asam lambung. Hal itu bisa membuat asam lambung berkuraang dan bakteri jahat masuk dan bisa membuat kita diare.
Makanlah buah terlebih dahulu baru nasi dan protein.
Salah satu penyebab kanker adalah cara makan yg salah yaitu makan buah setelah makan nasi atau berat lainnya. Pada hakekatnya, protein adalah zat yg paling lama dicerna dan buah adalah yg paling cepat dicerna.. jadi ketika kita makan nasi dan laukpauk dulu kemudian buah. Nasi dan protein akan lama dicerna sedangakn buahnya akan menunggu sampai protein selesai dicerna dan karena lama jadu busuk. Busuk ini akan mengundang bakteri yg pelan2 menghangcurkan DNA dan jadi kanker.
BERHENTILAH MINUM SUSU SEBELUM TERLAMBAT
Tampaknya, kita telah dihipnotis berbagai produk susu yg gencar mengatakan susu sangat dibutuhkan. Apalagi ada program 4 sehat lima sempurna. Padahal kandungan zat dalam susu tak baik untuk manusia dewasa apalagi anak-anak. Susu formula diambil dari susu sapi. Tahukah anda susu sapi hanya cocok untuk anak sapi sedangkan manusia cocok dengan air susu ibu. Sebenarnya baik asi maupun susu formula memiliki kandungan serupa seperti proyein, lemak, laktisa, zat besi, kalsium, fosfor , natrium, kalium dan vitamin namun kualitas di dalam keduanya berbeda.
Komponen protein dalam susu sapi disebut kassein nah kassein ini sangat susah dicerna oleh sistem pencernaan manusia dan bisa pelan2 merusak enzim pencernaan dan akhirnya bisa memicu kanker lambung (hiii ngeri). Susu sapi segar bukanlah makanan yg bagus untuk manusia apalagi kalau kita mengubahnya menjadi susu formula (yang diproses sana-sini) 
Susu juga mengandung laktosa dimana hanya bisa dicerna oleh enzim laktose padahal enzim banyak diproduksi ketika kita bayi dan anak-anak. Semakin dewasa semakin berkurang.

Bab 2 memaparkan tentang diet keajaiban enzim. Pada bagian ini dr. Hiromi memaparkan makanan yang baik  dan tak baik untuk konsumsi. Daging dan susu harus dikurangi (dengan alasan di atas) banyak makan protein dari kacang kedelai atau bisa juga susu almond, kemudian protein dari ikan bisa diterima tubuh karena tak seperti daging, lemak ikan justru baik untuk merendahkan kolesterol, perbanyak sayur dan buah.
Bab 3 memaparkan tentang Kebiasaan sehat. Pada Bab ini, dr, Hiromi memaparkan kebiasaan yang baik buat kesehatan adalah tidak konsumsi alkohol dan merokok (udah tahukan alasannya), minum air saat bangun pagi dan 30 menit sebelum makan, tidur dengan perut kosong (paling kurang tidur lima jam setelah makan malam), olahraga yang cukup, dan istirahat yang cukup.
Pada bab 4 memaparkan bahwa kesehatan berarti bahwa diri kita bahagia. Dr. Hiromi menyarakan untuk meditasi (bisa download aplikasinya di android kaya gue) berpikir POSITIF, latihan pernapasan alias tarik napas dalam-dala 4 atau 5 kali perjam. Perlakukan diri Anda dengan baik (entah apa maksudnya mungkin bawa diri dengan baik kali yah. Berikutnya yang tak kalah penting KEBAHAGIAN DAN CINTA, cara-cara untuk meningkatkan enzim adalah dengan bahagia yaitu menghargai diri sendiri dan orang lain, tertawa, bernyanyi, menari, hiduplah dengan penuh gairah, hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang anda cintai dengan sepenuh hati.
Secara keseluruhan buku ini luar bisa mencerahkan saya yang tahun 2014 ini bertekad untuk sehat. Tahukah kalian habis baca buku ini saya berhenti makan pecel ayam seberapa enak sambalnya (mamaa akuuu ga kuat *nangis) tapi demi hidup sepuluh tahun, lupakan sepotong paha ayam (huhuhu) Saya juga berhenti minum susu (kebetulan ga begitu suka) dan mencoba dengan sepenuh tenaga mengurangi makan produk susu (keju, cokelat silverqueen, roti susu dll) Yah memang ga mudah untuk sehat, Man! butuh pengorbanan dan hasil yang kita dapat dari pengorbanan itu adalah hidup sehat dan bahagia sampai tua.
So, buku yang sangat direkomendasikan!

Silahkan beli (harganya mahal mann 100.000 huhuhu)
BTW, thanks untuk mizan quanita yang sudah menerjemahkan dan menerbitkan buku ini..

Sampai jumpa di review saya berikutnya..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar