Selasa, 18 Agustus 2015

Menikmati Norwegian Wood

Setelah menghabiskan tiga hari membaca Norwegian Wood, saya memutuskan novel ini adalah novel terbaik Murakami. OK, agak berlebihan sih, karena baru baca dua karya dia (Yang pertama 1Q84) Yang jelas novel setebal 283 ini memberi saya pengalaman baca yang luar biasa.  Saya akan spoiler di ulasan ini. Jadi kalau kamu belum membaca Norwegian Wood, jangan baca lebih lanjut, yah.

Norwegian wood berkisah tentang seorang pria bernama Toru Waranabe, INTJ sejati, yang membayangkan cinta di masa lalu ketika dia masih menjadi mahasiswa. Kala Toru tinggal di sebuah asrama di Tokyo dan mencintai dua orang perempuan dengan sifat berbeda. Naoko si INTJ sejati yang penuh luka batin dan Midori si ESPV  yang ceria. Kedua perempuan itu memberi warna pada kehidupan Toru. Namun yang jelas tak ada satu pun perempuan yang membekas dalam ingatannya seperti Naoko.
Naoko adalah kekasih almarhum sahabat Toru, Kizuji  yang bunuh diri saat mereka berumur tujuh belas tahun. Keduanya bertemu kembali setelah setahum kematian Kizuki. Sejak saat itu mereka bertemu setiap hari minggu hingga puncaknya ketika Naoko menyerahkan keperawanannya pada Toru. Setelah itu perempuan itu menghilang.
Abesnnya Naoko dari hidup Toru membuat dia nelangsa. Dia pun mengikuti ajakan temann  Nagasawa untuk melakukan petualangan seks semalam. Nagasawa orang yang unik, suka membaca novel yang penulis sudah mati kurang lebih 50tahun. Ah iya ada perkataan dia yang jadi favorit sayaa

If you only read the books that everyone else is reading, you can only think what everyone else is thinking.

Di antata kehilangan Naoko, Toru mengenal Midori teman sekampus yang mengambil drama bersamanya.  Midori adalah perempuan yang ceria. Mereka banyak membicarakan seks, karena Midori dulunya SMA di sekolah khusus putri. Kehadiran Midori sedikit membuat kehilangan Naoko terobati hingga kemudian Toru tahu Naoko masuk RS Jiwa. Perempuan itu mengalami halusinasi parah mendengar Kizuki memanggilnya.
Siapa kemudian yang dipilih Toru? Baca sendirilah!

Norwegian Wood adalah novel spesial untuk saya. Butuh dua minggu untuk melepaskan diri dari kisah ini. Buku yang habis saya baca, saya merasa galau.
"Gimana gue bisa melanjutkan hidup setelah ini?"

Di novel ini, seperti biasa Murakami begitu detail menggambarkan scene per scene. Karakter per karakter. Dann hasilnya hal tersebut melekat di otakk saya. Adegan seksnya juga sangat seksi. Favotit saya waktu Naoko berdiri telanjang di hadapan Toru ketika Toru mengunjunginya di RSJ.Inti dari novel ini, menurut saya adalah bagaimana menghadap masalah. Toru adalah contoh mereka yang menghadapi masalah dengan menikmatinya; dia menganalisaa setiap trauma yang dia hadapi sampai masalah itu menjadi temannya hingga kemudian dia bosan dengan temannya itu dan meninggalkannya. Midori menghadapi masalah dengan membuatnya sebagai lelucon,  menertawakannya, kemudian pergi. Naoko menghadapi masalah dengan menyalahkan dirinya hingga masalah semakin besar dan membunuhnya. Banyak yang bilang ending dari novel ini menggantung. Namun bagi saya sangat jelas. Toru akhirnya tahu siapa yang dia pilih. Itulah tujuan novel ini ditulis.
Yang jelas novel ini mengajarkan banyak hal. Salah satunya adalah hadapilah masalah dengan keyakinan dia akan segera selesai. Yang jelas ini novel paling berkesan yang pernah saya baca. Kalau kamu mengalami krisis seperempat abad; seperti kehilangan passion, mempertanyakan jati diri, kebingungan kerja dan jodoh.  Bacalah buku ini!

Identitas Buku
Judul Buku : Norwegian Wood
Pengarang : Haruki Murakami
Penerbit : Random House USA
Penerjemah : Jay Rubin
Tahun terbit : 2001

Reaksi:

2 komentar: